Panduan Pemula dalam melakukan pemasaran konten

content-marketing1

Istilah content marketing atau pemasaran konten belakangan ini terbiasa diucapkan terutama dalam konteks digital marketing.

Menggunakan konten untuk tujuan pemasaran. kita menjangkau keluar untuk mencari kustomer. Entah itu dengan memasang iklan yang banyak dilihat, door to door, dan sebagainya. Itu semua untuk strategi pemasaran.

Apa itu Content Marketing/Pemasaran Konten?

Content marketing adalah strategi pemasaran dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran, kemudian mendorong mereka menjadi kustomer.

Pada dasarnya content marketing adalah sebuah seni berkomunikasi dengan pelanggan ataupun calon pelanggan tanpa harus menjual. Ketimbang harus menawarkan produk atau jasa, Anda bisa menyampaikan informasi yang membuat pembeli merasa lebih cerdas.

Selanjutnya saya akan jelaskan ada 2 kesalahan tentang content marketing yang sering terjadi, terutama di Indonesia.

1. Kontent marketing bukan hanya mempromosikan konten

Kita orang awam suka menganggap pemasaran konten artinya mempromosikan konten.

Bukan, content marketing bukan cuma tentang promosi.

Melainkan juga mencakup proses perencanaan, pembuatan, dan analisanya..

Dalam pemasaran kita mengenal istilah marketing funnel atau purchasing funnel. Tahapan yang dilalui oleh seorang calon kustomer mulai dari pengenalan hingga pembelian.

Mari kita gunakan cerita untuk mempermudah penjelasan.

Misalnya Andi akan melakukan pembelian, tentunya dia tidak langsung tiba-tiba membeli. Sebelum itu, ada proses yang Andi lalui, ini prosesnya:

Marketing-funnel

Penjelasannya seperti ini:

Andi sadar bahwa dia punya suatu permasalahan. Karena itu Andi butuh informasi lebih dalam mengenai permasalahan yang dia alam, serta apa solusi yang tepat.

Andi ternyata menemukan anda sebagai solusi terbaik untuk permasalahannya.

Setelah itu, barulah Andi yakin untuk melakukan pembelian.

Dari cerita ini, kita masuk ke salah paham yang kedua…

2. Konten marketing bukan berarti konten yang berisi marketing atau penjualan

Ingat kembali yang pertama dilakukan oleh Andi.

Andi mencari informasi tentang permasalahannya, serta solusi yang tepat.

Maka dari itu, konten dalam content marketing mestinya sebagian besar berisi informasi dan panduan yang memberikan solusi atas permasalahan.

Dari situ, Andi akan mengenal anda.

Setelah Andi mengenal anda, baru kemudian anda bisa mendorong Andi untuk melakukan pembelian.

Masuk akal?

Artinya, dalam content marketing kita akan menyediakan konten untuk masing-masing tahap dalam marketing funnel.

Bandingkan: ada sebuah bisnis yang tidak memiliki strategi pemasaran konten. Mereka hanya membuat konten yang isinya tentang produk/layanan mereka sendiri, bukan konten yang dicari-cari oleh Andi.

Akibatnya,

  • Andi tidak akan menemukan bisnis anda
  • Andi tidak akan tertarik untuk membeli dari anda

Jadi content marketing bisa memberikan 3 hasil bagi anda:

  1. Mendapatkan calon kustomer baru
  2. Membangun rasa percaya
  3. Meningkatkan penjualan

Oleh karena itulah content marketing menjadi “juara” dalam pemasaran digital.

Advertisements

One thought on “Panduan Pemula dalam melakukan pemasaran konten

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s