On-Page SEO: Mengoptimasi Halaman dan Konten Website

optimasi-seo-onpageOn-page SEO adalah faktor-faktor yang menentukan teroptimasi atau tidaknya website anda terhadap mesin pencari dilihat dari dalam websitenya sendiri. Artinya, anda akan melakukan optimasi di dalam website anda sendiri.

Optimasi on-page bertujuan agar mesin pencari mengetahui apakah website anda memang relevan/sesuai dengan apa yang dicari oleh user. Dan benar-benar yang memiliki kualitas terbaik.

Oleh karena itu, kuncinya 2 hal: relevan, kualitas.

Tanpa memenuhi keduanya, mustahil bisa mendapatkan peringkat 1 di mesin pencari.

Konsep on-page SEO

Inti dari on-page SEO sederhana anda akan mengoptimasi website supaya:

  1. Bermanfaat tinggi bagi pengunjung
  2. Memudahkan pengunjung dalam melakukan eksplorasi
  3. Pengunjung merasa betah di dalamnya
  4. Mesin pencari mengerti struktur website anda

Komponen Halaman Website yang Optimal

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna website. Kita akan bahas satu per satu dari setiap kategori berikut:

1. Konten dengan kualitas terbaik

Kalau anda perhatikan, konten adalah komponen utama dalam halaman website. Artinya, konten memegang peranan terbesar dalam optimasi on-page.

Apa itu konten berkualitas?

Inilah ciri-cirinya:

  1. Memberikan manfaat maksimum bagi pengunjung
  2. Lebih menonjol dibandingkan konten lain yang sejenis
  3. Disimak dalam waktu panjang oleh pengunjung
  4. Membangkitkan perasaan (kagum, terhibur, bahagia, dll.)
  5. Menyelesaikan permasalahan pengunjung

Kalau anda ingin mendapatkan peringkat 1 di mesin pencari dalam durasi yang lama, maka konten anda sebaiknya memenuhi kelima hal itu.

2. Keyword yang populer dan tepat sasaran

Coba ingat kembali terakhir kali ketika anda menggunakan Googl, anda menulis beberapa kata sebagai keyword-nya. Kemudian Google menampilkan hasil yang berkaitan dengan keyword tadi. Semakin relevan dengan keyword, semakin tinggi peringkatnya. Jadi, mengoptimasi halaman berarti mengoptimasi keyword.

Caranya? Dengan menyertakan keyword dalam halaman website anda. Tepatnya di dalam konten, di judul, dan di URL. Dengan demikian, mesin pencari dan pengunjung akan langsung memahami apa isi dari halaman website anda.

3. Judul halaman yang mengundang klik

Cara termudah untuk mengoptimasi judul yaitu dengan menyertakan keyword utama yang anda incar. Misalnya keyword “belajar SEO”, maka judulnya mengandung kata “belajar SEO”. Karena judul adalah elemen halaman yang paling pertama dibaca di hasil pencarian, maka dengan mengoptimasi judul jumlah klik bisa bertambah.

Logikanya begini:

Misalkan ada 2 website yang bersaing, di peringkat 1 dan 2.

Ternyata peringkat 2 lebih banyak mendapatkan pengunjung daripada peringkat 1…karena judul yang dia buat lebih menarik, sehingga banyak yang klik.

4. URL yang singkat dan deskriptif

Meskipun pengaruhnya tidak besar, tapi URL yang mengandung keyword dapat mempengaruhi peringkat website anda di hasil pencarian.

Berikut ini contoh URL yang tidak baik. Hindari penggunaan URL seperti ini.

  • panduanim.com/?p=94

URL yang bagus selalu relevan dengan apa isi dari halaman tersebut.

Contohnya:

  • Halaman tentang ‘belajar seo’ > domain.com/belajar-seo/
  • Halaman produk ‘harga lapotop murah’ > domain.com/laptop/lapotop-murah/

Buatlah URL yang mendeskripsikan konten, lebih baik lagi kalau mengandung keyword utama.

5. Meta description yang deskriptif dan mengundang klik

Meta description sebetulnya tidak mempengaruhi rangking halaman anda. Selain itu, juga tidak selalu muncul di hasil pencarian. Karena Google sekarang lebih sering menggunakan kalimat di dalam konten sebagai deskripsi halaman. Meskipun demikian, tidak ada salahnya bagian ini dioptimasi.

Meskipun demikian, tidak ada salahnya bagian ini dioptimasi. Dengan meta description yang menarik, maka kemungkinan orang lain untuk mengunjungi website anda akan semakin tinggi.

6. Gambar berkualitas tinggi dan berukuran optimal

Bayangkan sebuah halaman website yang 100% isinya teks, pasti sangat membosankan. Maka dari itu, gambar dan/atau video merupakan nilai tambah.

Beberapa tips:

  1. Gunakan gambar yang berhubungan dan menjelaskan konten
  2. Gunakan tipe ekstensi yang tepat agar ukuran file tidak membengkak
  3. Pastikan resolusi gambar sesuai dengan yang ditampilkan
  4. Kompres gambar supaya optimal
  5. Tambahkan atribut alt ketika meletakkan gambar

7. Referensi berupa link ke website lain

Poin ini sangat penting terutama bagi website baru. Google, sebagai pusat informasi tentunya ingin menyediakan konten-konten yang terpercaya. Agar informasinya tidak menyesatkan banyak orang.

Nah, karena website anda masih baru, Google menganggap isinya belum bisa dipercaya. Karena belum dipercaya, maka akan lebih sulit mendapatkan peringkat tinggi.

Link ke website lain yang reputasinya bagus dan relevan akan membuat reputasi konten anda jadi lebih baik.

8. Internal link untuk mempermudah navigasi

Ada istilah yang namanya bounce. Bounce artinya ketika seseorang masuk ke website anda, kemudian dia langsung keluar tanpa melakukan apapun.

Kalau bounce rate dari website anda tinggi, bisa jadi karena:

  • Kualitasnya mengecewakan
  • Navigasinya sulit

Salah satu upaya untuk menurunkan bounce rate adalah dengan memasang internal link (link antar halaman), supaya pengunjung dengan mudah berkunjung ke halaman lain dalam website anda.

9. Bisa di-share ke social media

Saat ini Google tidak menganggap jumlah share sebagai faktor penentu peringkat di Google, tapi bukan berarti social sharing tidak penting. Justru sebaliknya. Social share punya dampak tidak langsung terhadap peringkat website.

Ini manfaat dari social share:

  1. Tambahan pengunjung
  2. Branding, website anda akan dikenal
  3. Faktor kepuasan bertambah tinggi (kalau website anda bisa memuaskan pengunjung yang datang)
  4. Beberapa dari pengunjung akan memberikan backlink (dibahas lebih lanjut dalam bab selanjutnya)

Dibandingkan SEO, social media akan membangun brand website anda dengan lebih cepat.

10. Kecepatan respon dan hambatan kecepatan

Website yang lebih cepat akan mendapatkan peringkat yang lebih baik. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kecepatan:

  1. Kualitas hosting yang digunakan
  2. Jumlah file .js dan .css di <head>
  3. Ukuran halaman yang terlalu besar sehingga mengganggu pengunjung

Perlu diingat: keberadaan gambar dan video tidak akan dianggap mengurangi kecepatan website. Kecuali apabila jumlahnya berlebihan dan tidak diperlukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s